SMFG Siap Luncurkan Stablecoin Bareng Ava Labs dan Fireblocks
- SMFG menggandeng Ava Labs dan Fireblocks untuk merancang stablecoin dengan penggunaan di sektor finansial nyata.
- Stablecoin kini mulai menarik minat bank tradisional sebagai alat penyelesaian transaksi aset seperti obligasi dan properti.
Sumitomo Mitsui Financial Group (SMFG), raksasa keuangan asal Jepang yang menjadi induk dari bank terbesar kedua di negara itu, tengah bersiap melangkah ke dunia stablecoin.
Tak sendirian, mereka menggandeng dua nama yang sudah tidak asing di ekosistem aset digital, yakni Ava Labs dan Fireblocks, berdasarkan laporan Nikkei . Rencana ini resmi diumumkan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada awal bulan ini.
Kalau biasanya bank tradisional terlihat kaku terhadap dunia kripto, SMFG justru sebaliknya. Mereka malah aktif menjajaki kemungkinan penerbitan dan distribusi stablecoin di dalam maupun luar negeri. Apa yang mereka cari? Kemudahan, efisiensi, dan peluang bisnis yang tak bisa diabaikan begitu saja.
SMFG Siapkan Pondasi Stablecoin untuk Dunia Finansial Nyata
Dalam kemitraan ini, SMFG dan mitranya akan mengembangkan kerangka kerja teknis dan operasional untuk stablecoin, termasuk infrastruktur penyimpanan dan manajemen aset digital. Fokus utamanya adalah bagaimana stablecoin bisa digunakan untuk menyelesaikan transaksi aset finansial nyata seperti obligasi pemerintah, surat utang korporasi, bahkan properti.
Bayangkan saja, kalau sebelumnya transfer atau penyelesaian transaksi seperti ini butuh waktu berhari-hari, dengan stablecoin bisa jadi hanya butuh hitungan detik. Efisiensi waktu yang sebanding dengan saat kamu memesan kopi lewat aplikasi dibanding antre di kedai.
Ada Apa dengan Stablecoin Belakangan Ini?
Yang menarik, SMFG bukan satu-satunya pemain besar yang mulai menunjukkan ketertarikan terhadap stablecoin. Di sisi lain, pada 26 Maret lalu, Fidelity Investments, salah satu manajer aset raksasa dari Amerika Serikat, juga diberitakan sedang menjajaki peluncuran stablecoin miliknya sendiri.
Langkah ini disebut sebagai respons terhadap meningkatnya minat investor arus utama terhadap aset kripto, terutama jenis yang nilainya dipatok dengan dolar AS .
Stablecoin, seperti yang diketahui banyak orang di industri ini, memberikan jembatan antara mata uang tradisional dan aset digital. Mereka juga menjadi alat tukar yang lebih stabil di tengah volatilitas pasar kripto. Tak heran kalau makin banyak pihak yang kepincut.
Trump dan Keluarga Ikut Luncurkan Stablecoin Bernama USD1
Lebih lanjut lagi, sehari sebelum kabar dari Fidelity, World Liberty Financial, perusahaan kripto yang digawangi oleh Donald Trump dan keluarganya, mengumumkan stablecoin mereka sendiri yang diberi nama USD1, seperti yang telah kami laporkan . Menurut pernyataan resminya, token ini akan sepenuhnya didukung oleh dolar AS, Treasuri, dan instrumen setara kas lain.
Mereka mengklaim semua cadangan USD1 akan diaudit secara rutin oleh firma akuntansi independen. Sayangnya, tidak ada detail soal siapa firma tersebut atau kapan USD1 akan resmi diluncurkan. Tapi satu hal jadi jelas, stablecoin kini bukan hanya permainan startup kripto semata, para pemain lama pun ikut menaruh taruhan mereka di sini.
ICE dan Circle Buka Jalan Stablecoin ke Dunia Pasar Modal
CNF sebelumnya juga melaporkan bahwa ICE dan Circle telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengeksplorasi integrasi stablecoin USDC dan USYC ke dalam infrastruktur pasar modal. Ini menjadi petunjuk lain bahwa stablecoin mulai dilirik bukan hanya sebagai alat tukar, tapi juga sebagai komponen penting dari sistem keuangan masa depan.
Kembali ke SMFG, langkah mereka ini sejatinya juga tak lepas dari perubahan regulasi di Jepang. Sejak amandemen Undang-Undang Layanan Pembayaran yang berlaku mulai Juni 2023, stablecoin secara resmi diakui sebagai alat pembayaran elektronik.
Hal tersebut membuka pintu lebar bagi lembaga keuangan seperti SMBC untuk mengembangkan stablecoin legal yang bisa digunakan dalam remitansi dan penyelesaian transaksi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bitcoin Menargetkan $100K Saat Memisahkan Diri Dari Emas dan Saham
AMPUSDT sekarang diluncurkan untuk perdagangan futures dan bot trading
Abaikan Kebisingan Tarif: Pal & Coutts Menunjuk Likuiditas sebagai Pendorong Bitcoin Utama

Menganalisis Pilihan Ripple di Singapura untuk KTT XRPL Apex 2025 Utama

Berita trending
LainnyaHarga kripto
Lainnya








